Bacaan Harmonisasi Update Setiap Hari

Temukan Berbagai Keharmonisan Bersama Kami.

Tampilkan postingan dengan label ilmu seks. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ilmu seks. Tampilkan semua postingan

Foreplay Bisa Bikin Sesi Bercinta Makin Menggairahkan

fore play bisa di bikin sesi bercinta makin menggairahkan


Sesi bercinta merupakan momen yang  menyenangkan serta menggairahkan bagi setiap pasangan. Meskipun demikian, jangan terlalu cepat untuk langsung menuju inti permainan.

Tidak ada salahnya Anda dan pasangan mencoba untuk melakukan ‘sajian pembuka’ atau foreplay sebelum benar-benar masuk ke sesi yang ‘panas’.

Apa itu foreplay?

Sama seperti olahraga yang memerlukan pemanasan, melakukan hubungan intim juga demikian.

Selain memberi pengalaman yang menyenangkan bagi para pasangan, foreplay adalah aktivitas seksual yang dapat membantu dalam membangkitkan hasrat seksual. Dengan ini, sesi bercinta Anda dan pasangan nantinya akan mencapai puncak kepuasan atau klimaks.

Manfaat foreplay untuk wanita

Bagi para wanita, pemanasan sebelum berhubungan seks merupakan hal yang sangat didambakan. Mengapa demikian?

Foreplay bagi wanita sangat bermanfaat untuk fisik dan emosionalnya. Melalui sentuhan, ciuman, dan kata-kata mesra yang terucap dari mulut pasangan, pikiran dan tubuh kaum hawa akan lebih siap untuk bercinta.

Dari segi fisik, tubuh wanita membutuhkan banyak rangsangan lembut yang menggairahkan. Gairah seksual ini akan menyebabkan timbulnya sejumlah respons fisik berikut:

  • Peningkatan denyut jantung dan tekanan darah.
  • Pelebaran pembuluh darah, termasuk pada organ intim.
  • Peredaran darah organ intim menjadi lancar, sehingga menyebabkan bibir vagina dan klitoris membesar.
  • Pembesaran payudara dan puting.
  • Memicu melicinkan vagina, yang bisa membuat hubungan seksual lebih menyenangkan dan mencegah rasa sakit saat bercinta.


Saat sesi pemanasan inilah, darah akan mengalir ke klitoris. Ketika klitoris sudah terangsang melalui foreplay, akan muncul cairan vagina yang berfungsi sebagai pelumas. Dengan begitu, penetrasi takkan memicu rasa sakit dan sang wanita akan cepat mendapatkan orgasme.

Sedangkan dari segi psikologis, foreplay membuat wanita menjadi lebih nyaman dalam berhubungan intim. Hal ini bisa dicapai tak hanya melalui sentuhan dan ciuman, tapi juga bisikan mesra nan menggoda sehingga menjadi sesi foreplay yang sempurna.

Sentuhan dan ciuman dapat memicu produksi oksitosin dalam tubuh. Hormon ini diketahui memiliki peran penting dalam proses membangun ikatan dengan pasangan. Anda dan pasangan pun akan lebih rileks dalam melakukan hubungan seksual.

Manfaat foreplay bagi pria

Selain wanita, pria juga menginginkan dan membutuhkan pemanasan sebelum berhubungan intim dengan pasangannya. Anggapan ini diperkuat oleh sebuah studi dari University of Chicago.

Hasil penelitian tersebut menujukkan bahwa pria yang jarang melakukan foreplay berisiko mengalami masalah berikut ini:


  • 5 kali lebih berisiko mengalami hubungan seks yang kurang memuaskan.
  • 2,4 kali lebih berisiko mengalami masalah ereksi.
  • 2,2 kali lebih mungkin menderita gangguan dengan gairah, ejakulasi, dan orgasme.


Ditemukan pula bahwa semakin lama waktu pemanasan sebelum bercinta, semakin puas pula hubungan seks yang dilakukan. Beberapa masalah seksual pun berkurang ketika foreplay dilakukan.

Coba trik foreplay ini agar sesi bercinta makin bergairah

Beberapa trik foreplay ini dapat Anda lakukan sebelum masuk ke sesi bercinta yang lebih ‘panas’:

1. Cium dan belai tubuh pasangan

Mulailah foreplay dengan mencium dan memberikan belaian lembut pada tubuh pasangan Anda. Misalnya, jari kaki, betis, area belakang lutut, tangan, lengan bawah, siku, hingga bagian belakang leher dan belakang telinga.

2. Rayu dengan kata-kata

Melakukan foreplay tidak harus selalu diawali dengan sentuhan. Anda bisa coba merayu atau mengucapkan kata-kata yang menggoda pada pasangan.

Anda juga bisa mengungkapkan perasaan dan hasrat Anda pada pasangan. Kreasikan kata-kata Anda agar dapat memicu gairah pasangan.

3. Sentuh area payudara dan organ intim

Setelah mencium dan membelai area tubuh pasangan, lanjutkan dengan mencium atau membelai area payudara, perut, hingga berujung ke organ intim pasangan Anda. Sentuhan ini bisa Anda lakukan secara bergantian.

Pria dapat menyentuh payudara pasangannya terlebih dahulu, kemudian turun perlahan hingga menyentuh klitoris dan vaginanya. Memberikan stimulasi pada bagian ini dapat membuat kaum hawa mencapai puncak kenikmatan seksual yang sangat kuat.

Sementara bagi wanita, Anda bisa mulai menyentuh leher pasangan pria. Lalu, beralih ke dada dan turun perlahan hingga mencapai penis dan skrotumnya dengan lembut.

4. Gunakan bahan makanan yang ada di dapur

Tak ada salahnya berfantasi dengan beberapa jenis makanan dapur sebagai bahan foreplay. Anda dapat menaruh beberapa potongan buah, selai cokelat, es krim, atau es batu di atas tubuh pasangan, lalu menjilatnya.

5. Lakukan pijatan dengan minyak esensial

Bila permainan dengan makanan kurang cocok untuk Anda, Anda dan pasangan bisa memanfaatkan minyak esensial ketika melakukan foreplay. Misalnya, untuk memijat punggung, kaki, atau bagian lain di tubuh pasangan Anda.

6. Variasikan dengan role play

Foreplay yang menyenangkan pun dapat dilakukan dengan melakukan role play. Cara ini dianggap dapat merangsang pasangan pria untuk lebih berimajinasi dengan liar.

Sebagai contoh, Anda dan pasangan bisa berpura-pura menjadi dokter dan perawat seksi. Meski terkesan sederhana, hal ini dapat menambah keseruan foreplay.

Apapun cara foreplay pilihan Anda, pastikan Anda mendiskusikannya dulu dengan pasangan agar sama-sama mendapatkan kenikmatan. Jika salah satu foreplay dirasa kurang seru, lakukan foreplay lainnya sampai Anda dan pasangan menemukan yang cocok.

Anda juga bisa bergantian memenuhi fantasi masing-masing untuk variasi foreplay. Kuncinya adalah komunikasi yang lancar antarpasangan. Dengan ini, keintiman pun akan semakin bertambah

Ternyata Ini Penyebab Umum Kamu Lelah dan Malas Berhubungan Seks



Dalam hubungan pasangan setelah menikah, seks ialah salah satu hal alat untuk berkomunikasi. Seks yang tak  “sehat” bisa saja menjadi masalah pernikahan dan juga pemicu keretakan pada rumah tangga. Menariknya masalah ini juga bisa datang dari sesuatu yang sangat sederhana, yakni enggan melakukan seks dikarenakan sudah lelah.

Artikel psychologytoday.com menunjukkan jika pada salah satu penyebab lelah dan juga malasnya seseorang melakukan hubungan seksual ialah karna kurang tidur. Kurang tidur juga bisa membuat kelelahan menumpuk dan juga membuat seseorang tak bersemangat.

Hal ini juga akan mempengaruhi gairah orang tersebut untuk berhubungan intim juga. Tapi lebih dari itu, juga ada banyak hal yang bisa menjadi lelahnya seseorang untuk melakukan hubungan seks. Dilansir dari everydayhealth.com, berikut ini ialah alasan-alasan utama kemalasan tersebut.

1. Masalah dalam hubungan

Entah karna urusan anak atau di luar itu, masalah yang tak menemukan solusi dan juga tak pernah terselesaikan juga dapat membuat seseorang untuk malas melakukan hubungan seks. Sering kali masalah yang juga sangat menumpuk dihindari dengan cara mengatakan, “Aku sangat capek. Lain kali juga kita mengobrolkan ini.” Padahal masalah yang seperti ini juga sangat perlu untuk didiskusikan. Perlu juga diingat dari amarah dan juga kebencian yang menyumbang besar untuk kelelahan melakukan seks.

2. Terlalu banyak TV

Pada kenyataannya TV melelahkan kita.Tak sadar kita telah tertidur di sofa pada saat menonton. Untuk masalah seks, hal ini juga sangat mengganggu kita. Ketika pasanganmu telah bergairah untuk melakukan hubungan intim itu, kamu juga sudah tertidur karena menonton TV dan juga melewatkan kesempatan ini.

Jika ini telah berulang kali, tentu saja juga akan membuat mood pasanganmu menjadi berubah. Karna itulah, para pakar menyarankan untuk tak memasang TV di kamar.

3. Terlalu sibuk

Jadwal aktivitas yang sangat padat akan membuatmu menjadi stres dan juga sedikit banyak pasti akan mempengaruhi semangat untuk melakukan seks. Memiliki seks yang cukup baik juga sangat penting untuk kualitas kehidupanmu juga kepada pasanganmu. Meluangkan waktu dan juga melonggarkan jadwal ialah solusi dari masalah ini untuk meningkatkan gairah seks.

4. Paksaan untuk melakukan hubungan seks

Seks memang sangat penting, namun bukan berarti harus dipaksakan. Pemaksaan melakukan kegiatan itu pasti bisa menghilangkan mood pasanganmu dan membuat dia beralasan terlalu lelah dan malas melakukan seks. Ada juga baiknya untuk menyiapkan kegiatan seks dimulai dari sesuatu yang ringan seperti memasakkan sesuatu, berpeluk-pelukan, atau mungkin sekadar bercanda.

5. Masalah jantung

Gejala awal dari penyakit jantung salah satunya ialah susah untuk ereksi. Tentu saja ini juga akan berpengaruh kepada kehidupan seksmu. Jika anda mengalami kesulitan ini, terlebih ditambah kelelahan yang tak normal, ada baiknya juga kamu memeriksakan diri ke ahli kardiologi.

6. Hormon yang tidak seimbang

Ketika produksi hormonmu sedang tidak beraturan, tentu saja juga kehidupanmu seksmu pasti akan menjadi tidak teratur. Dikatakan oleh para pakar jika libido kita memang sangat dipengaruhi dari produksi testosteron.

Mengatasi masalah ini juga bisa diselesaikan dengan cara mendatangi langsung pakarnya. Umumnya mereka pasti akan memberikan saran untuk memulai olahraga atau memberikan resep.

7. Depresi

Gangguan kejiwaan atau mental juga sangat berpengaruh dalam kelelahan melakukan hubungan seks. Bisa saja suasana di sekitarmu akan sangat mendukung untuk berhubungan seks, namun dirimu sendiri tak berminat karna adanya pikiran juga akan masalah di luar sana.

Depresi juga bisa dipastikan pasti akan sangat mengganggu waktu tidurmu dan juga sangat jelas akan lebih mengganggu kehidupan seks. Solusinya tak lain ialah berbicara dengan terapis.

8. Kebosanan

Seks yang melelahkan bisa saja menjadi datang dari kebosanan. Tak ada lagi hal yang menarik dari seks yang kamu lakukan.

Untuk mengembalikan menjadi menarik, yang bisa kamu lakukan ialah dengan mencoba memasukkan sesuatu yang kamu senangi sebelum berhubungan seks, seperti membicarakan hobimu dan memasak. Bisa saja juga kamu ingin mencoba gaya-gaya berhubungan seks yang berbeda dan tidak pernah kamu lakukan sebelumnya.

9. Olahraga yang berlebihan

Olahraga memang meningkatkan gairah seks karna produksi testosteron yang lebih banyak, namun terlalu banyak berolahraga bisa menjadi bumerang. Terlalu capek karena berolahraga akan menurunkan gairah dan membuatmu lebih memilih tidur daripada berhubungan intim. Baiknya melakukan olahraga adalah sekitar 30 menit dalam satu hari.

Melakukan hubungan seks juga yang menyenangkan bisa juga datang kapan pun, di mana pun dan kapan pun. Karna itu, selalu berusahalah untuk mesra setiap waktu. Tidak ada yang tahu kapan waktu seksmu akan terjadi.

Petuah Pakar Seks agar Kehidupan Ranjang seperti Malam Pertama


Pasangan yang telah menikah bertahun-tahun kadang juga sangat merindukan hadirnya getaran cinta, gairah, dan deg-degan seperti seks di malam pertama. Walaupun sudah mencoba posisi seks yang baru, tetap saja perasaan yang sama tak muncul.

Berikut, saran para pakar seks agar kehidupan seks kembali panas seperti di awal pernikahan seperti dikutip laman Reader's Digest.

1. Pahami seks itu menyehatkan

Mengubah sudut pandang terhadap sesuatu bisa memberikan penyegaran. Mungkin perspektif bercinta juga bisa dilihat dari manfaatnya terhadap kesehatan.

"Banyak studi yang menunjukkan bercinta menurunkan risiko terkena serangan jantung, membakar lebih banyak kalori dan juga menurunkan risiko pria terkena kanker payudara," ungkap pakar kesehatan seksual dari University of Sydney, Australia, Brett McCann.

Riset lain juga menunjukkan pria yang rutin ejakulasi punya risiko lebih rendah terkena kanker prostat.

2. Cintai kembali tubuh Anda
Seiring bertambahnya usia, maka tumpukan lemak mungkin ada banyak di berbagai titik tubuh. Tapi, jangan biarkan hal itu membuat percaya diri menurun. Tubuh Anda indah seperti itu adanya.

Lebih baik fokuskan pada hal-hal lain yang membuat sesi seks berbeda. Seperti menyalakan lilin untuk bercinta malam ini. Cahaya lilin yang telah terpantul di kulit tubuh membuat Anda jadi terlihat lebih seksi.

3. Eksperimen hal baru

Pernah membaca novel atau film panas? Jika iya, bisa meniru mana yang cocok dengan kepribadian Anda seperti disampaikan terapis seks dan hubungan Pamela Supple. Diantaranya:

- Mulai foreplay lebih awal

Sejak pagi mulai beri serangan-serangan kode penuh cinta sebelum malam hari bercinta. Beri ciuman panas, bisikan sesuatu yang seksi di dekat telingannya. Lalu, memijat ia sesampainya di rumah.

Dengan meningkatkan koneksi emosional lewat hal-hal di atas, sensasi bercinta menjadi berbeda.

- Kekuatan sentuhan

Belajar cara memijat yang baik dan tidak ada salahnya mencoba menggunakan minyak pijat seperti minyak zaitun.

- Menikmati sesi – sesi bercinta

"Mandi bersama, saling berpelukan sambil musik diputar. Atau bisa juga mencoba menggunakan sex toys," kata Supple.

4. Coba afodisiak alami
Beberapa perangsang seksual alami bisa dijajal, diantaranya:

- Jus delima

Studi di International Journal of Impotence menyebutkan jika pria yang terlibat studi ini selama 8 minggu punya daya tahan seksual yang baik. Ia mampu ereksi lebih lama.

- Kopi

Studi di Amerika Serikat menunjukkan, minum kopi juga bisa meningkatkan gairah seksual.

Pria Jangan Terburu-buru saat Berhubungan Seks



Seks seharusnya menjadi pengalaman yang sangat menyenangkan. Tapi, dalam beberapa kasus, seks akan terasa tidak memuaskan. Seks juga bisa meninggalkan rasa sakit, terutama pada organ intim kewanitaan.

Ibarat bersantap, hubungan seks punya tahapan yang sebaiknya dilakukan. Seksolog Boyke Dian Nugraha mengatakan, tahapan seks yang salah maka akan berujung kepada ketidakpuasan bagi wanita.

"Wanita tidak puas karna pasangan main tembak langsung," kata Boyke saat ditemui di kawasan Blok M, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Hubungan seks mengenal beberapa tahapan. Beberapa tahapan itu di antaranya foreplay, jelang orgasme, dan peredaan.

Boyke juga mengatakan, banyak pria melewatkan tahapan foreplay. Padahal, pada tahap ini, vagina disiapkan untuk menerima penis. Saat vagina tidak siap, penetrasi juga bisa menimbulkan rasa sakit, luka, dan trauma.

"Pria harus merangsang pasangannya hingga vagina siap terlebih dahulu," ungkap Boyke.

Selain ini, kepuasan juga berkaitan erat dengan durasi hubungan seks. Umumnya, durasi penetrasi hingga orgasme memakan waktu 10 menit.

Boyke juga mengatakan, durasi 3-5 menit terbilang normal, di mana wanita 60 persen lebih mungkin mengalami orgasme pada menit ke-5. Sedangkan dalam durasi penetrasi 9 menit, kemungkinan orgasme kepada wanita meningkat menjadi 75-80 persen.

Jika durasi bisa ditingkatkan hingga 12 menit, maka kemungkinan orgasme kepada wanita pun turut bertambah menjadi 90 persen. "Durasi begitu menentukan orgasme," kata Boyke.


Kriteria Hubungan Seks yang Bikin Pasangan Suami & Istri Bahagia



Tiap pasangan suami istri (pasutri) pastinya sangat menginginkan sesi bercinta yang menyenangkan. Alhasil, mereka merasa sangat bahagia setelah bercinta. Namun , Bunda dan Ayah tahu tidak? Kesenangan pada saat berhubungan seks bukan satu-satunya faktor yang bikin pasutri bahagia.

Berdasarkan studi yang dipublikasi di journal Science, hubungan seks yang sangat menyenangkan bukan satu-satunya penentu kebahagiaan pasangan. Berdasarkan studi yang dilakukan Matthew Killingsworth dan timnya dari Harvard University, rasa bahagia muncul pada saat seseorang benar-benar merasa dekat dengan pasangan saat di ranjang.

Termasuk pada saat pasangan terhubung amat erat secara fisik, lalu ketika perhatian sepenuhnya tercurahkan," ungkap profesor psikologi yang tak terlibat pada penelitian, Alan Fogel, dilansir Psychology Today.

Studi ilmiah menunjukkan jika pasangan bercinta lalu terganggu oleh pikiran, keraguan, perselisihan, dan penilaian negatif kepada diri sendiri, kegiatan di ranjang jadi tak membahagiakan. Padahal, menurut Fogel sangat penting untuk pasangan menghabiskan waktu berdua secara intim setelah aktivitas seharian.

"Jadi, meski Anda dan pasangan tak merasa terlalu puas dalam hubungan seksual itu, tapi selama Anda berdua terhubung, saling berbagi, dan benar-benar hadir, hubungan pernikahan bisa menjadi lebih erat," kata Fogel.

Bahkan, kata Fogel sebuah studi menunjukkan jika kehadiran pasanganlah yang membuat sesi di ranjang membahagiakan, tidak melulu tentang kesenangan di kamar tidur.

Sementara ini, menurut Dr.Derek Cox yang pernah menjabat menjadi Director of Public Health di Dumfries dan Galloway NHS, mengatakan ada kaitan antara kebahagiaan juga dengan kesehatan. Dengan kata lain, kebahagiaan bisa menjadi salah satu prediktor kondisi kesehatan seseorang.

Sebuah studi telah menunjukkan jika orang yang lebih bahagia melakukan proteksi lebih baik pada risiko penyakit jantung dan stroke," ungkap Cox melansir dari reset.me.

Stres, yang juga bisa berefek buruk untuk kondisi tubuh dan juga biologis seseorang bisa memicu gaya hidup yang tidak sehat. Maka dari ini, dengan merasa bahagia, setidaknya seseorang juga lebih gampang mengubah gaya hidupnya menjadi cukup baik.

Mengapa Kulit Jadi Bercahaya Setelah Berhubungan Seks? Ini Alasannya




Mengapa Kulit Jadi Bercahaya Setelah Siap Berhubungan Seks? Ini Alasannya

Biasanya selesai malam pertama, wanita juga seringkali digoda karna penampilan kulitnya terlihat lebih cantik bercahaya. Hal ini juga seringkali membuat kita menjadi bertanya-tanya, apakah memang karna aura bahagia setelah menikah? Atau memang manfaat dari hubungan seks?

Faktanya, ternyata hubungan seks memang juga memiliki segudang manfaat kesehatan untuk tubuh, salah satunya bagi kecantikan kulit. Dilansir dari Hello Sehat, sebuah studi di Skotlandia susdah membuktikan jika berhubungan seks bisa merangsang hormon baik untuk tubuh yang bermanfaat menjadikan kulit semakin sehat.

Hal ini pun juga diperkuat dengan pernyataan pakar kulit yakni Dr. Joel Schlessinger, M.D. Menurutnya, seks ini mirip dengan aktivitas seks yang membantu memperlancar peredaran darah jadi aliran oksigen ke kulit dan organ tubuh lainnya juga pasti akan meningkat dan menajadikan kulit terlihat cerah dan bercahaya. “Peningkatan pada sirkulasi inilah yang mencerahkan kompleksi dan menjadikan kulitmu juga sangat bercahaya,” ungkapnya seperti yang dikutip dari Womens Health.

Tidak hanya sekadar cerah atau glowing, hubungan seksnya nyatanya bisa membuat kulit juga terlihat kencang. Hal ini juga dikarenakan pada saat berhubungan intim, tubuh juga memproduksi hormone estrogen yang bisa meningkatkan kolagen pada kulit.

Wah, nggak disangka ya Bela?

Selain membuat kulit terlihat lebih cantik, rupanya seks juga bisa membakar kalori lho.

Yakinkah Seks Anal Bisa Bebas dari Hamil dan Penyakit Menular Seksual?



Menurut The American Sexual Heatlh Organization, anal seks juga didefiniskan sebagai menjadi aktivitas seks pada saat lelaki melakukan penetrasi penis ke dalam anus orang lain (pasangannya). Artinya secara teori, metode ini juga menjaga supaya sperma yang terkandung di dalam air mani tetap jauh dari vulva apalagi vagina.

Tapi, apakah setiap aktivitas seks anal bisa menjamin seseorang tak akan hamil? Berikut ini ulasannya!

1. Selalu ada kemungkinan
Singkatnya, kehamilan tak akan terjadi dari aktivitas seks anal. Kendati demikian, jika air mani masuk ke dalam vagina ketika berganti posisi misalnya, risiko ini pasti ada. Sperma yang terkandung di dalam semen dan bertemu dengan telur yang sudah matang pada rahim atau tuba falopi akan menyebabkan kehamilan.

2. Ancaman PMS jauh lebih besar
Secara umum, risiko kehamilan yang didapat dari aktivitas seks anal sendiri sebenarnya sangat kecil. Tapi, resiko terjangkit PMS (Penyakit Menular Seksual) justru menjadi lebih besar. Hal ini dikarenakan rektum tak dapat melubrikasi dirinya sendiri, sehingga kemungkinan kulit di area tersebut juga akan sobek sangat besar. Ketika terjadi luka inilah infeksi akan sangat mudah menyerang.

3. Jenis PMS yang menyerang
Jenis penyakit maupun infeksi yang bisa menyerang pun tidak jauh berbeda dengan jenis PMS akibat seks yang melibatkan penetrasi penis ke dalam vagina ataupun oral. Beberapa di antaranya antara lain HIV, HPV, hepatitis, sifilis, gonore (kencing nanah), herpes simplex, chlamydia, dan kutil genital.

4. Menggunakan dan mengganti kondom
Untuk mengurangi risiko penyebaran PMS, maka sangat penting untuk menggunakan kondom, baik untuk penis maupun sex toy yang juga digunakan. Selain itu, kondom sangat perlu diganti bila adanya pergantian dari seks anal menuju vaginal maupun oral.
5. Menggunakan pelumas
Seperti yang dijelaskan sebelumnya, kulit pada area rektum sangat tipis. Oleh karena tak adanya pelumas yang dihasilkan secara natural seperti contohnya vagina, gunakanlah pelumas tambahan untuk mencegah terjadinya kerusakan di kulit. Pilih pelumas yang water based karena pelumas dengan oil based justru akan merusak kondom.

6. Tidak perlu menggunakan proteksi ganda
Menggunakan dua kondom bukanlah tindakan pencegahan yang disarankan dan justru lebih berisiko meningkatkan terjadinya friksi. Pada akhirnya, kemungkinan untuk sobek atau rusaknya kondom pun akan lebih besar. Perlu diingat, kondom juga hanya efektif bila digunakan dengan benar sehingga penting untuk selalu mengikuti instruksi.

Seiring Bertambahnya Usia, Ini yang Terjadi pada Organ Intim Pria



Seiring bertambahnya usia, sering ada saja masalah dengan tubuh. Salah satunya tentang organ intim. Seperti penis yang kian menua, perubahannya kian nyata.

Penuaan terjadi di seluruh bagian tubuh seiring bertambahnya usia. Tidak terkecuali di area intim, termasuk penis.

Proses penuaan pada penis terjadi bertahap dan juga dimulai sekitar usia 40 tahun. Menurut penulis “Penis Problems: A Man’s Guide, Madeleine Castellanos, seiring waktu perubahannya menjadi lebih nyata.

Mengutip Huffington Post, ada beberapa perubahan yang terjadi kepada penis pria saat tubuh menua. Di antaranya:

Warna

Aterosklerosis, masalah penuaan yang umum, membatasi aliran darah, memengaruhi jantung, otak, dan juga penis. Lebih sedikit aliran darah di daerah penis menjadikan warna organ intim cukup terang. 

Dr. Castellanos, yang juga seorang terapis seks di New York mengatakan hal ini tak perlu dikhawatirkan. Asalkan pria menjalani pemeriksaan rutin dengan hasil baik. Efek penuaan lain seperti bintik-bintik pada kulit terjadi juga di kulit penis.

Ukuran

Dr. Castellanos juga mengatakan kalau ukuran penis juga akan menyusut sedikit seiring berjalannya waktu sebagai akibat dari penurunan aliran darah dan testosteron. Pada saat seorang pria berusia 60-an dan 70-an, dia mungkin kehilangan satu hingga satu setengah sentimeter ukuran penis.

Lebih lanjut, Dr. Castellanos menambahkan, jika seorang pria telah memiliki lemak perut, penis akan terlihat lebih kecil. Meskipun sebenarnya tidak.

“Penis berasal dari dalam tubuh. Jika memiliki lemak perut, lemak juga akan turun dan memanjang di atas pangkal penis. Perut menutupi pangkal penis, membuatnya tampak lebih pendek. Tapi ukuran penis tak banyak berpengaruh pada kepuasan pasangan wanita," ujarnya.

Kepekaan

Testosteron membantu mendukung jaringan saraf. Saat kadar testosteron menurun, penis juga mulai mengalami penurunan sensitivitas dan membuat pria lebih sulit mencapai orgasme. Seperti halnya orgasme, ereksi pun juga akan sama sulitnya.

Dr. Castellanos menjelaskan jika pria bisa melindungi kesehatan penis dengan ereksi setiap hari. Tidak perlu mencapai orgasme, namun ereksi setiap hari menjaga arteri tetap baik dan menjaga aliran darah ke daerah tersebut.

“Ketika sudah lama tidak ke gym, otot akan lebih tipis dan arteri menutup. Hal yang sama terjadi pada penis,”ungkapnya.

Penurunan fungsi kemih

Masalah kemih yang berhubungan dengan masalah buang air kecil dan menahan saat berhubungan seks ini berkaitan juga dengan kesehatan prostat. Masalah ini telah terjadi pada 20 persen pria di usia 40-an, 50-60 persen pria di usia 60-an, dan 80-90 persen pria di usia 70 hingga 80-an.

Untuk mencegahnya, pertahankan berat badan, beraktivitas fisik secara rutin, olahraga ringan beberapa kali seminggu atau bisa juga jalan cepat. The Mayo Clinic merekomendasikan latihan kegel untuk pria.

Selain ini, menjaga asupan makanan dan juga suplemen zinc dan selenium bisa membantu kesehatan organ intim. Batasi konsumsi alkohol yang menurunkan kadar testosteron juga menjaga ejakulasi beberapa kali seminggu untuk membersihkan area tersebut.

Andropause

Secara teori, andropause adalah respons yang signifikan terhadap hipogonadisme, ketika testis tak lagi menghasilkan kadar testosteron normal. Pria dengan andropause memiliki gejala sama dengan wanita dengan menopause.

Antara lain merasa depresi, kelelahan, keringat malam, dan gairah seks yang cukup rendah. Castellanos menjelaskan jika sangat sedikit pria yang memiliki andropause sejati sehingga perlu diobati dengan testosteron.

Keajaiban Berhubungan Seks Usai Serangan Jantung



Aktif berhubungan seks bisa mengurangi risiko kematian setelah seseorang mengalami serangan jantung. Temuan ini berdasarkan penelitian baru yang dilakukan dari ilmuwan dari University College London, Inggris.

Hasil studi berjudul Frequency of sexual activity and long-term survival after acute myocardial infarction yang dipublikasikan The American Journal of Medicine pada Juni 2019 mengungkapkan, orang yang selamat dari serangan jantung serta memiliki kehidupan seks aktif cukup rendah kemungkinan meninggal lebih cepat dibandingkan yang jarang bercinta.

Melansir laman Mirror, Rabu (7/8/2019), para peneliti juga telah memantau kehidupan 1.120 pria dan wanita, berusia 65 tahun atau lebih muda setelah mereka didera serangan jantung pertama kali. Hingga 22 tahun berselang selama masa studi, 524 orang meninggal.

"Dari laporan yang masuk, mereka yang berhubungan seks lebih dari sekali seminggu (37 persen) lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal selama pada masa studi. Peserta yang berhubungan seks setiap minggu kemungkinan 33 persen lebih kecil untuk meninggal," kata Kepala Departemen Behavioural Science and Health, University College London, Andrew Steptoe dalam studinya.

Sementara ini, peserta penyintas serangan jantung yang melaporkan berhubungan seks tak sering, 28 persen lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal selama masa studi berlangsung.

Andrew menambahkan, orang-orang yang aktif secara seksual pada umumnya lebih sehat, baik saat mereka masih berusia muda maupun lansia.

Studi juga menemukan, orang-orang yang berhubungan seks lebih dari seminggu sebelum serangan jantung rata-rata berumur 49 tahun.

"Untuk usia rata-rata 58 tahun ini peserta yang tak berhubungan seks sama sekali setahun, sebelum didera serangan jantung," tambahnya.

Orang yang tak aktif secara seksual juga lebih mungkin memiliki tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, diabetes, dan berbagai masalah kesehatan kronis sebelum serangan jantung dibandingkan orang yang berhubungan seks lebih dari sekali seminggu.


4 Alat Bantu Sex Pria Ini Akan Membuat Sesi Bercinta Semakin Panas



Sex toy umumnya diasosiasikan dengan masturbasi atau kepuasan pribadi. Tapi alat bantu sex sebenarnya bisa memberikan sensasi yang berbeda pada saat berhubungan intim dengan pasangan Anda. Jika digunakan dengan benar, alat bantu sex pria yang tepat bisa membantu membangun keintiman di antara pasangan dan memaksimalkan kepuasan.

Ada banyak pilihan sex toy yang tersedia saat ini, mulai dari vibrator, cock ring, dan juga beragam aksesori, yang manakah yang tepat bagi Anda? Panduan di bawah ini dapat memberikan informasi tentang beberapa jenis sex toy yang bisa membantu meningkatkan pengalaman seksual Anda dan pasangan.

Berbagai pilihan alat bantu sex pria untuk sesi bercinta yang penuh gairah.


Pleasure Ring

Alat bantu sex pria ini lebih sering disebut dengan cock ring dan hadir dengan berbagai macam bentuk dan pilihan. Berbentuk seperti cincin yang dipasangkan pada pangkal penis, sex toy ini juga  dapat berfungsi menjaga penis supaya tetap keras dan juga lebih tahan lama pada saat berhubungan sex. Beberapa di antaranya bahkan dilengkapi dengan pengaturan getaran yang bisa memberikan stimulasi ekstra bagi Anda dan juga pasangan selama sex berlangsung.

Vibrator

Menjadi salah satu alat bantu sex pria yang cukup umum dan populer di pasaran, ada ratusan jenis vibrator yang bisa ditemukan. Beberapa di antaranya juga memiliki fungsi spesifik untuk menstimulasi area G-spot. Sebagian besar wanita tak dapat mencapai orgasme hanya dengan penetrasi saja, dan menggunakan vibrator akan sangat membantu mereka supaya menggapai kepuasan seksual lebih cepat dan juga intens.

Untuk pasangan yang baru pertama kali mencoba vibrator, mulailah dengan pengaturan getaran yang paling rendah. Beberapa orang sangat sensitif terhadap rangsangan getaran, sehingga intensitas getaran yang cukup tinggi bisa membuat mereka merasa tak nyaman. Anda bisa menyesuaikan intensitas getaran pada saat bereksperimen bersama dengan pasangan di tempat tidur.

Massager

Alat pemijat multifungsi ini juga sangat cocok untuk sesi pemanasan yang panas. Dengan desain melengkung dan juga bentuk yang pas di genggaman, alat ini cukup dengan mudah digunakan di area sensitif seperti bagian belakang leher, puting, punggung, hingga klitoris. Untuk semakin meningkatkan sensasi pijatan sensual.

Aksesori  Sex

Selain sex toy, ada juga sejumlah aksesori yang bisa Anda coba untuk meningkatkan kenikmatan seksual bersama pasangan. Kondom bertekstur gerigi atau kondom beraroma, semuanya bisa menjadi alat bantu sex pria yang akan menghadirkan suasana menggoda penuh gairah di tempat tidur.

Menemukan cara baru untuk berinteraksi dengan pasangan di tempat tidur juga membuat gairah seksual tetap membara di antara Anda dan juga pasangan. Tapi ingatlah, diskusikan dulu bersama pasangan jika Anda ingin mencoba menggunakan sex toy. Mintalah pendapat pasangan untuk menentukan alat bantu sex mana yang terbaik bagi Anda dan juga pasangan.

Dua Posisi Bercinta Ini Bisa Bikin Perempuan Cepat Hamil



Banyak teori tentang posisi seks yang terbaik jika pasangan suami istri ingin segera mempunyai momongan. Tapi, apakah hal tersebut hanya omong kosong saja?

Situs BabyCentre mengutarakan argumen yang kuat kenapa posisi seks missionaris dan doggy style,
merupakan dua posisi bercinta yang paling manjur dalam penetrasi.

Itu terjadi karena konsepsi akan semakin maksimal jika penetrasi terjadi lebih dalam dan sperma langsung masuk ke serviks. Hasil pemindaian yang dilakukan dari BabyCentre menunjukkan jika dua posisi tersebut cukup untuk memungkinkan bagi penis untuk langsung mencapai serviks.

Penelitian dan pemindaian sendiri juga dilakukan dari tim peneliti dari CMC Beau Soleil di Prancis pada pasangan untuk melihat seberapa mungkin penis mencapai serviks.

Meski begitu, Direktur Layanan Infertilitas Di Cleveland Clinic, Ohio, Dr James Goldfarb, mengatakan jika perempuan tak perlu khawatir tentang posisi. "Sangat jarang serviks perempuan berada pada posisi yang tak biasa dimana posisi tertentu juga bisa membuat perbedaan," katanya kepada WebMD.

Adapun posisi duduk atau berdiri saat bersenggama juga akan menentang gravitasi karena tidak mungkin membuat sperma naik ke atas.

Ada juga mitos jika perempuan harus mengangkat dan juga menahan kaki ke atas sesaat setelah bercinta agar kesempatan hamil semakin besar.

Meski menganggap hal tersebut tidak perlu, tapi Goldfarb merekomendasikan supaya perempuan tak melompat bangun setelah melakukan seks.

"Ada saran bagus untuk berada di posisi tidur selama 10 atau 15 menit setelah melakukan hubungan intim, namun tidak perlu mengangkat kaki ke udara," ungkapnya.

Dia juga menyarankan baiknya perempuan tidak langsung pergi ke kamar kecil selama 10 hingga 15 menit. "Jika kamu menunggu selama 10 sampai 15 menit, sperma yang masuk akan menuju serviks." Demikian dilansir dari Dailymail.

Kenapa Pria Selalu Tertidur Setelah Berhubungan Seks



Sebelum mencari tahu lebih mendalam, perlu diketahui, hal ini bukanlah tanda negatif dari sebuah hubungan.

Dilansir dari laman Reader's Digest, pria memang disebut memiliki kebiasaan tertidur setelah selesai berhubungan seks. Hal ini juga disebabkan banyak faktor, satu di antaranya terkait proses kimia pada tubuh. Berikut yang perlu kamu ketahui soal kebiasaan pria tersebut.

Orgasme dan energi berperan Terapis seks di Vancouver, David McKenzie mengungkapkan, kimia 

Tubuh pria berubah setelah orgasme.

"Prolaktin biokimiawi dilepaskan, di mana secara fisik telah mengubah tubuh (pria) dan membuatnya sangat lelah," ujar McKenzie. Sebaliknya, perempuan mungkin tak orgasme setiap kali berhubungan seks, sehingga setelah bercinta, terkadang perempuan masih setengah terangsang dan memiliki energi untuk mengobrol.

Mark Leyner dan Billy Goldberg, penulis Why Do Men Fall Asleep After Sex? memberikan penjelasan biologis tambahan. "Kondisi tersebut kemungkinan terjadi karna pengerahan tenaga pada saat berhubungan seks dan setelah klimaks yang menghabiskan otot glikogen penghasil energi," ungkapnya.

"Hal ini membuat pria merasa mengantuk. Karena pria memiliki massa otot lebih banyak daripada wanita, dia pun menjadi lebih lelah setelah berhubungan seks. ”

Ada beberapa perubahan di otak juga

Tantric sex berfokus pada aspek spiritual yang mencerahkan.
Dalam perspektif tersebut, penggabungan dua tubuh ialah aktivitas suci yang meningkatkan kesadaran dan juga menyalurkan energi dan mengangkat pasangan ke tingkat berbeda.

Nah, seks dan juga orgasme dianggap sebagai puncak kesadaran spiritual, serta mewakili penyatuan energi pria dan wanita. Sementara itu, Leyner dan Goldberg mengungkapkan, karna  orgasme pria ialah eksternal, hal itu juga menyebabkan hilangnya energi itu sendiri (melalui ejakulasi). Kehilangan energi ini, menurut studi, terkait dengan penurunan aktivasi melalui prefrontal cortex.

Prefrontal cortex mematikan pasca-orgasme, sehingga pria juga mungkin akan mengantuk karna bagian otak ini juga melibatkan kesadaran, kewaspadaan, dan aktivitas mental.

Sebaliknya, orgasme wanita ialah ledakan energi internal. Nah, karna perempuan tak mengalami kehilangan energi yang sama, maka dia bisa lebih lama terjaga.

Laurie Betito, seorang psikolog di Montreal dengan spesialisasi dalam terapi seks, mengatakan, wanita suka 'memproses' pengalaman mereka, salah satunya keinginan untuk berbicara setelah berhubungan seks. Salah satu yang termudah bagi wanita ialah komunikasi. Menurut terapis seks Ian Kerner, berpelukan setelah berhubungan seks juga dapat membantu memperkuat keintiman, keterikatan, dan rasa koneksi dan komitmen secara keseluruhan.

Untuk meningkatkan pelukan setelah berhubungan seks:

- Coba untuk berhubungan seks sebelum sarapan, makan siang, atau makan malam. Karena, ada kemungkinan seseorang tak akan tertidur jika dia lapar. - Hindari berhubungan seks larut malam jika mengantuk, karna pasti anda akan tertidur.

Kamu juga bisa bercinta sebelum menonton acara TV favorit. - Berkompromi dengan jumlah waktu yang ditentukan untuk berpelukan selesai berhubungan seks. Jika kamu ingin mengorol selama 30 menit, sementara dia hanya ingin selama lima menit, maka cari titik tengah: 15 menit.

Tidur membuktikan kepuasan

Penulis dan psikolog Seksualitas Manusia Roger R. Hock menulis, "baik pria ataupun wanita biasanya merasa santai, hangat, puas, dan juga mengantuk" setelah berhubungan seks. McKenzie pun sepakat bahwa tak semua pria tertidur setelah bercinta.

"Beberapa memang menikmati pelukan atau juga mengobrol sesudah bercinta," ungkap McKenzie. "Terkadang pasangan wanita yang tertidur lebih dulu." Tapi, apa pun yang terjadi, sekali pun ia tertidur setiap kali berhubungan seks, ingatlah mengantuk tidak selalu berarti hubunganmu lemah atau dia tidak mencintaimu. Sebaliknya, tidur mungkin benar-benar membuktikan kebahagiaan dan juga kepuasan.

Calon Haji Terciduk Bawa Tisu Magic, Ini Khasiatnya untuk Lelaki Dewasa



Kelompok calon haji di asrama haji Surabaya terciduk oleh petugas membawa sejumlah barang jenis obat kuat. Di antara itu ialah jamu-jamu kewanitaan, juga ada tisu magic yang konon berkhasiat untuk kaum lelaki menjadi kuat bersenggama.

Ya, tisu magic memang sudah dikenal di kalangan lelaki dewasa yang sudah memiliki pasangan. Jenisnya seperti tisu basah yang memiliki beberapa fungsi. Yaitu Merangkum dari berbagai sumber, yuk ketahui lebih lanjut tentang tisu magic berikut ini.

Khasiat

Tisu magic diklaim memiliki khasiat untuk aktivitas seks pasangan suami-istri. Di antaranya, membuat sesi hubungan seksual menjadi lebih tahan lama, mematikan atau melemahkan rasa nikmat pada bagian penis pada saat berhubungan sehingga tak terjadi ejakulasi dini.

Mencegah penyakit seksual

Kandungan antiseptik yang terdapat pada tisu magic dipercaya bisa mencegah penyakit seksual menular. Antiseptiknya bisa membunuh kuman yang membawa penyebaran penyakit. Selain ini, tisu magic juga memiliki aroma tambahan yang bisa menambah sensasi pada saat berhubungan intim.

Kandungan tisu magic

Setiap jenis tisu magic juga memiliki kandungan yang hampir sama, hanya saja setiap merek memiliki kandungan lain yang diunggulkan. Tapi pada dasarnya, tisu magic memiliki kandungan seperti alkohol atau ethanol, pengharum, PEG, ekstrak lidah buaya, dan juga air yang dimurnikan.

Cara pakai

Anti ribet, tisu basah ini juga dipakai dengan cara mengusapkannya ke kepala penis saat sedang ereksi. Diamkan selama 3-5 menit, kemudian bilas. Setelah itu dibilas, penetrasi sudah bisa dilakukan, dan si pengguna pun tinggal merasakan manfaatnya.

Bahaya yang Disebabkan Berhubungan Seks Anal



Berhubungan seks anal mungkin masih dilakukan dari sebagian pasangan. Entah karena sensasi kenikmatannya yang berbeda atau karna sudah menjadi kebiasaan.

Berhubungan seks secara anal ini masih sangan tabu di negara ini. Ini sebabnya membicarakannya saja masih dinilai kontroversial.

Hubungan seks anal memiliki risiko tersendiri bagi penikmatnya.

berikut ini 5 bahaya yang disebabkan dari seks lewat dubur atau seks anal.

1. Risiko kerusakan

Anus tak seperti vagina yang tercipta untuk dipakai pada saat melakukan hubungan seksual.

Lubang tersebut secara alamiah juga tak elastis untuk dijelajahi oleh penis.

Sehingga, apabila melakukan seks anal, jaringan dubur di lorong dubur bisa juga mengalami risiko kerusakan.

2. Kerusakan bisa menjadi Penyakit Menular Seksual

Ketika ada kerusakan di rongga rektum, kemungkinan tertular penyakit menular seksual (PMS) bisa menjadi lebih tinggi. Termasuk gonorea rektal, HIV, dan klamidia.

Selain ini, aktivitas anal juga bisa menularkan penyakit menular seksual lainnya.

3. Risiko kesehatan seperti kutil dubur hingga kanker anus

Human Papillomavirus (HPV) sangatlah berbahaya. Ada lebih dari 40 jenis HPV.

Jika kamu berhubungan seks dengan orang yang memiliki hal tersebut, penularan juga pasti bisa saja terjadi.

Akibat yang bisa ditimbulkannya ialah kutil dubur bahkan mungkin juga terkena kanker anus.

4. Sulit terdeteksi

Skrining PMS yang ditularkan dari hubungan seksual lebih sulit. Jadi, kamu juga perlu memberitahu dokter tentang aktivitas seks anal. Ini bisa menjadi bahaya yang diakibatkan dari hubungan seks anal.

Kamu juga perlu menceritakan gaya berhubungan yang biasa anda lakukan kepada dokter pada saat berkonsultasi.

Ini mungkin membuat anda merasa malu dan sulit untuk berkata jujur, meski begitu anda tetap harus menjelaskan ke dokter secara apa adanya.

5. Feses bermasalah

Sebuah penelitian di Northwestern University juga menemukan, perempuan yang melakukan seks anal secara teratur maka cenderung mengalami inkonsistensi tinja mereka.

Hal tersebut juga menyebabkan feses dan urin menjadi inkontinensia.

Ada kecenderungan untuk mengalami ambeyen dan ini rasanya sungguh sangat menyiksa.


Tips Menghadapi Suami yang Susah Berhenti Saat Berhubungan Seks


Entah karna terlalu cinta atau karena sangking nikmatnya, sampai-sampai suami sulit menyudahi untuk berhubungan seks.

Pernahkah kamu menemukan kondisi seperti ini?

Kamu juga sudah kelelahan atau badan sudah pegal, namun pasangan kamu masih "tinggi" dan belum mau mengakhiri berhubungan intim.

Lalu bagaimana ya baiknya?

Hubungan seksual cukup berlangsung selama 5 menit atau sebaiknya 1 jam?

Kadang ada anggapan lama bercinta adalah penentu kejantanan seorang pria?

Nyatanya tidak seperti itu, bersyukur jika memiliki pasangan yang sehat dan bisa berhubungan seks dengan baik-baik saja.

1. Kebanyakan pria mampu bertahan 1-10 menit

Lamanya durasi hubungan seks sudah banyak dipelajari. Para peneliti juga telah melakukan survey dan mencatat waktu bercinta para pria.

Hasilnya, kebanyakan hubungan seksual, mulai dari pada saat penetrasi hingga orgasme, berlangsung antara 1 hingga 10 menit.

Menurut John Wincze, profesor perilaku manusia di Brown University, berdasarkan seluruh penelitian soal waktu, durasi bercinta antara 1 hingga 10 menit itu dialami dari sekitar 90 persen dari seluruh pria di dunia.

2. Durasi berhubungan seks terbaik ialah 7-13 menit

Untuk menggali lebih jauh soal lama bercinta, para peneliti juga melakukan survey terhadap 50 konsultan dan terapis seks mengenai berapa lama hubungan seks terbaik menurut para ahli itu.

Jawabannya, durasi 3 sampai 7 menit itu “sudah cukup” sementara 7 sampai 13 menit “sesuai harapan”.

Menurut para konsultan, waktu 1 hingga 2 menit terlalu pendek, sedangkan 10 hingga 30 menit bisa dianggap terlalu lama.

Nah, wajar juga kalau perempuan merasa pegal untuk melayani anda jika terlalu lama.

3. Tips mengatasi suami yang "tahan lama"

Kamu juga harus pintar-pintar supaya menghadapi suami yang tahan lama saat bercinta.

Tipsnya ialah dengan mengatur posisi. Jika kamu orang yang pasrah saja mungkin kamu bisa menggunakan posisi misolionaris.

Biarkan suami kamu yang bertugas.

Tapi, jika kamu dominan pada saat berhubungan seks maka gunakan posisi lotus.

Posisi lotus ialah posisi perempuan duduk bersila dengan kaki melilit ke bokong suami. Paha istri ada di atas suami dan juga suami perlu menarik dan mendorong bokongnya untuk mencapai penetrasi.

Posisi ini juga membuatnya leluasa untuk menatap dan mencium kamu.

Posisi berhadapan juga memudahkan suami untuk bermain dengan payudara kamu.

Itu dia tips menghadapi suami yang susah berhenti saat berhubungan seks. Tenang Ma, itu wajar kok. Jangan takut ya.

Stt… Ternyata Pembahasan tentang Seks Lebih Disukai Anak Zaman Sekarang



Zaman yang serba digital seperti sekarang ini juga memang memudahkan manusia untuk beraktivitas, termasuk diantaranya juga konsultasi dengan dokter.

Mulai dari konsultasi mengenai sebuah penyakit hingga pembelajaran tentang seks sekalipun.

Bahkan baru-baru ini co-founder dan direktur Alodokter, Suci Arumsari mengungkapkan jika ada pembahasan mengenai seks memang menjadi topik yang paling banyak ditanya.

“Mereka juga paling banyak konsultasi mengenai seks,” kata  Suci.

Menurutnya, ini juga disebabkan juga oleh budaya Indonesia di mana sebagian orang masih merasa sungkan untuk berdiskusi mengenai seks.

Selain soal seks, pengguna platform digital tersebut juga tertarik untuk berkonsultasi tentang kesehatan perempuan, kehamilan, juga kesehatan anak.

Para pengguna aplikasi ini dapat berkonsultasi langsung dengan dokter umum hingga dengan dokter spesialis hanya dengan menggunakan aplikasi,

Tips Agar Seks Tetap Menggairahkan Usai Melahirkan



Setelah melahirkan ada cukup banyak hal yang harus dipikirkan, baik itu kebutuhan anak, pembagian tugas bersama suami, hingga juga manajemen stres karena menyadari perubahan fisik setelah si buah hati lahir.

Tidak hanya itu, seks pun juga akhirnya menyita pikiran ibu baru. Secara mental dan fisik, seks juga bisa sangat menakutkan untuk ibu yang melahirkan, normal ataupun caesar.

"Orang-orang selalu khawatir vagina mereka tidak akan kembali seperti semulanya, tetapi vagina begitu elastis dan didesain untuk melakukan hal ini," ungkap terapis seks di Los Angeles, Amerika Serikat, Vanessa Marin, mengutip dari Glamour.


Sebagian mungkin merasa seks sangat memuaskan seperti sebelum melahirkan. Tapi ada pula yang merasakan hal berbeda. Menurut Marin, kuncinya adalah mengedukasi diri dan pasangan pada apa yang diinginkan sehingga Anda dan suami tak 'terguncang' akibat perubahan yang terjadi. Lantas apa saja yang bisa dilakukan agar aktivitas bercinta tetap menggairahkan dan menyenangkan pasca melahirkan?

1. Susun jadwal bercinta

Tidak bisa dipungkiri kesibukan pekerjaan dan mengurus si kecil begitu menyita waktu dan tenaga. Seksolog Emily Morse menyarankan untuk menyusun jadwal intim berdua. "Ini juga tampak seperti hal seksi terakhir di planet, tapi menjadwalkan untuk berhubungan intim bisa membantu pasangan dalam membangun gairah," ungkap Morse, mengutip dari The Cut.

Supaya tak membosankan, jangan cuma susun waktunya namun juga ciptakanlah sensasi yang baru. Seperti melakukan di ruangan lain selain kamar, menggunakan pakaian tidur kesukaan suami, bahkan memilih posisi seks favorit.

2. Komunikasikan kebutuhan

Ambil waktu untuk mengomunikasikan dan saling mencurahkan perasaan mengenai apa yang Anda rasakan atau apa yang diinginkan dari pasangan. Misalnya saja, ada sebagian tubuh yang masih terasa sakit usai bersalin.

Selain itu, ungkapkan hal-hal yang menjadi kekhawatiran. Karena proses melahirkan membawa banyak perubahan pada fisik ibu. Rasa tidak percaya diri kerap membuat gairah dan kepercayaan diri menurun seperti munculnya stretch mark di mana-mana atau tenaga yang sudah tak sebesar dulu.

3. Goda lewat pesan teks

Daripada bertanya 'Mau makan apa nanti malam?', coba tambahkan 'bumbu' agar chat terasa lebih panas dan suami tidak sabar ingin pulang. Kirim teks tentang keinginan Anda saat dia sudah di rumah.

"Jangan takut untuk menuliskan dengan spesifik. Ingat lagi detail soal salah satu pengalaman paling menyenangkan, deskripsikan busana yang juga akan dikenakan atau mungkin kirim foto Anda saat mengenakannya," kata Morse.

Cara ini efektif untuk membangun keintiman sepanjang hari sehingga saat suami sudah di rumah, ia tahu apa yang harus dilakukan. Anggap saja teks tadi ialah foreplay.

4. Menonton 'film biru' berdua

Siapa bilang jika ingin menonton film biru harus sembunyi-sembunyi dari pasangan? Temukan apa yang Anda dan pasangan sukai dan tontonlah berdua. Video bisa membantu pasangan meningkatkan mood sekaligus mencetuskan ide-ide permainan ranjang yang baru.

"Bisa juga dengan ide menemukan cerita atau novel erotis dan baca secara bergantian. Lihat saja berapa banyak halaman yang bisa Anda lalui sebelum Anda tidak bisa membiarkan tangan diam saja," kata Morse.

5. Coba hal baru

Rutinitas sering membuat orang terjebak pada rasa bosan. Ini tidak hanya soal kehidupan sehari-hari, tapi juga kehidupan seksual.

"Ciptakan pengalaman yang baru berdua dengan berusaha mencoba hal baru. Mau ambil kursus masak, bermain ski untuk pertama kali, atau jalan-jalan di sisi kota yang tak pernah dikunjungi, mendobrak rutinitas bisa memperbaharui keintiman," jelas Morse.

Catat, Ini Waktu Terburuk Berhubungan Seks



Semua tentu sepakat jika tak ada yang suka melakukan hubungan seks yang buruk. Bukan hanya merusak hubungan, seks yang buruk juga dapat berujung stres. Menurut penelitian, selain gairah, waktu berhubungan seks juga berpengaruh kepada seks yang buruk

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Frontiers in Psychology menemukan jika sebagian besar pasangan di Inggris melakukan hubungan seks antara jam sembilan malam dan jam satu pagi.

Tapi, berhubungan seks saat malam hari, ternyata ialah waktu yang buruk untuk berhubungan intim. Ini, karena malam hari tak dianggap sebagai waktu terbaik untuk seks, yang membutuhkan energi dan kinerja tinggi. Demikian dilansir dari Times of India.

Penelitian ini dapat menunjukkan jika ada alasan lain mengapa berhubungan seks pada malam hari atau sebelum tidur tak memberikan hasil yang menjanjikan atau memuaskan. Pria dan wanita memiliki perbedaan yang kontras seperti dan ketika libido mereka telah meningkat.

Wanita, tidak seperti pria, cenderung lebih lelah pada malam hari. Hal ini juga akan memengaruhi hubungan seksual yang baik dan intens. Sama seperti ritme sirkadian, tubuh kita juga memiliki jam seks yang menentukan kapan hormon berada pada tingkat optimal dan libido meningkat.

Pascahari yang berat di tempat kerja atau jadwal yang sibuk, tubuh ingin membutuhkan istirahat. Sementara ini, beberapa orang mungkin setuju dan mengatakan bahwa seks tampaknya membantu dalam situasi ini, melakukan hubungan intim sebelum tidur tidak selalu membawa hasil yang baik.

Karna itu, ketika merasa lelah dan butuh istirahat, lebih baik ikuti yang tubuh katakan. Tapi, ada juga laporan sebaliknya yang mengatakan jika seks sebelum tidur sebenarnya bisa membantu orang merasa lebih baik.

Ini membuat seorang lebih rileks. Namun, itu bukan jam yang terbaik untuk berhubungan seks. Oleh karenanya, seks di pagi hari ialah yang terbaik.

Saat beristirahat di malam hari, tubuh sedang bekerja, menghasilkan hormon vital, yang langsung bekerja di pagi hari. Waktu pagi juga adalah waktu ketika kadar testosteron berada pada tingkat tertinggi, yang setara dengan kepuasan yang juga lebih besar.

Anda tahu segalanya tentang seks?



Apa saja yang Anda ketahui tentang seks? Jika salah satu pengetahuan Anda ternyata hanyalah sebuah mitos, sebaiknya Anda menyimak sembilan kebenaran tentang bercinta seperti yang dilansir dari India Times (12/05) berikut ini.

Wanita tak tertarik dengan seks saat menopause

Jangan percaya tentang hal ini, karena meskipun produksi hormon estrogen wanita menopause menurun, mereka masih tetap suka bercinta jika memang ingin melakukannya.

Testosteron ialah satu-satunya hormon libido

Jangan melupakan estrogen menjadi salah satu hormon yang juga sangat penting untuk libido dan minat seks, karna testosteron bukan satu-satunya hormon yang penting untuk libido Anda.

Jatuh cinta akan meningkatkan libido

Tak semua perasaan cinta yang Anda miliki untuk pasangan bisa meningkatkan gairah seks. Karena pada dasarnya beberapa orang menganggap cinta dan seks ialah dua ungkapan yang juga berbeda.

Menginginkan seks sepanjang waktu itu sehat

Ukuran sehat atau tidaknya seseorang tak hanya dilihat dari seberapa sering dia menginginkan seks. Sebab bisa saja keinginan tersebut hanyalah pengaruh dari hormon pada tubuhnya.

Pasangan selalu mengerti apa keinginan Anda

Apabila pasangan Anda bisa membaca pikiran, mungkin pernyataan tersebut memang benar. Namun tak semua orang bisa tahu apa yang diinginkan jika Anda tak mengungkapkannya.

Organ yang paling penting saat bercinta ialah bagian intim

Tentu saja hal ini tak benar, sebab ada banyak bagian tubuh lain yang juga sangat penting peranannya ketika Anda bercinta, misalnya saja otak yang memberi perintah untuk merasakan apa yang di alami.

Libido tak bisa muncul pada saat tak ada pasangan

Memang Anda juga bisa memiliki gairah seksual ketika ada pasangan di depan Anda, tapi ketika mereka pergi bukan berarti libido Anda menghilang sepenuhnya.

Masalah libido rendah hanya dialami wanita

Siapa bilang masalah libido rendah hanya dialami wanita? Percayalah, banyak juga pria yang mengalami hal tersebut.

Masalah libido wanita disebabkan oleh hormon

Bukan hanya hormon yang menyebabkan libido wanita bermasalah, tapi keadaan fisik, mental, dan pengaruh lainnya juga berpengaruh.

Nah, sekarang Anda sudah benar-benar tahu segalanya tentang mitos dan kebenaran tentang seks bukan?

Fakta Menakjubkan tentang Seks Oral



Seks oral pasti bisa membantu kita untuk menambah semangat kehidupan seks dan terus berhasrat di balik selimut. Semakin baik kita berada dalam seks oral, maka juga semakin tindakan kita akan menghasilkan lebih baik daripada tindakan utama yaitu penetrasi. Dengan asumsi bahwa kita sudah mengetahui aturan permainan mengenai seks oral, berikut ini fakta menakjubkan tentang seks oral.

Mengurangi risiko preeklampsia. Ini merupakan kabar baik bagi ibu hamil dan pasangannya. Jika Anda terlalu takut untuk berhubungan seks selama kehamilan, nah dapatkan kenikmatan melalui seks oral ini. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Reproductive Immunology menyatakan bahwa wanita yang terkena air mani ayah anak yang dikandungnya memiliki peluang kecil mengalami preeklampsia. Bahkan, para peneliti percaya bahwa penyisipan oral air mani ini membantu lebih baik untuk menangani masalah ini.

Membantu morning sickness lebih baik. Nah, ini berita baik bagi yang sedang hamil muda. Jika melakukan seks oral pada malam hari, kemungkinan ibu hamil ini akan merasa kurang mual di pagi hari berikutnya. Karna, menurut sebuah makalah yang diterbitkan oleh Cambridge  University Press, penyisipan secara oral air mani dapat membantu kemungkinan morning sickness. Tapi itu tak akan terjadi dalam semalam. Mungkin saja setelah melakukan seks oral justru muntah beberapa kali, sebelum akhirnya tubuh mengembangkan toleransi untuk itu dan membantu Anda yang berurusan dengan morning sickness tadi.

Pria yang lebih tua lebih timbal balik dibandingkan yang lebih muda. Pria biasanya juga ingin berada sebagai penerima akhir ketika seks oral. Sebuah penelitian tahun 2010 yang diterbitkan dalam The Journal of Sexual Medicine menemukan bahwa hanya 55 persen pria dalam kelompok usia 20 – 24 tahun lebih suka memberikan seks oral dibandingkan dengan 69 persen pria dalam kelompok usia 30 – 39an.