Bacaan Harmonisasi Update Setiap Hari

Temukan Berbagai Keharmonisan Bersama Kami.

Tampilkan postingan dengan label ilmu seks. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ilmu seks. Tampilkan semua postingan

Foreplay Bisa Bikin Sesi Bercinta Makin Menggairahkan

fore play bisa di bikin sesi bercinta makin menggairahkan


Sesi bercinta merupakan momen yang  menyenangkan serta menggairahkan bagi setiap pasangan. Meskipun demikian, jangan terlalu cepat untuk langsung menuju inti permainan.

Tidak ada salahnya Anda dan pasangan mencoba untuk melakukan ‘sajian pembuka’ atau foreplay sebelum benar-benar masuk ke sesi yang ‘panas’.

Apa itu foreplay?

Sama seperti olahraga yang memerlukan pemanasan, melakukan hubungan intim juga demikian.

Selain memberi pengalaman yang menyenangkan bagi para pasangan, foreplay adalah aktivitas seksual yang dapat membantu dalam membangkitkan hasrat seksual. Dengan ini, sesi bercinta Anda dan pasangan nantinya akan mencapai puncak kepuasan atau klimaks.

Manfaat foreplay untuk wanita

Bagi para wanita, pemanasan sebelum berhubungan seks merupakan hal yang sangat didambakan. Mengapa demikian?

Foreplay bagi wanita sangat bermanfaat untuk fisik dan emosionalnya. Melalui sentuhan, ciuman, dan kata-kata mesra yang terucap dari mulut pasangan, pikiran dan tubuh kaum hawa akan lebih siap untuk bercinta.

Dari segi fisik, tubuh wanita membutuhkan banyak rangsangan lembut yang menggairahkan. Gairah seksual ini akan menyebabkan timbulnya sejumlah respons fisik berikut:

  • Peningkatan denyut jantung dan tekanan darah.
  • Pelebaran pembuluh darah, termasuk pada organ intim.
  • Peredaran darah organ intim menjadi lancar, sehingga menyebabkan bibir vagina dan klitoris membesar.
  • Pembesaran payudara dan puting.
  • Memicu melicinkan vagina, yang bisa membuat hubungan seksual lebih menyenangkan dan mencegah rasa sakit saat bercinta.


Saat sesi pemanasan inilah, darah akan mengalir ke klitoris. Ketika klitoris sudah terangsang melalui foreplay, akan muncul cairan vagina yang berfungsi sebagai pelumas. Dengan begitu, penetrasi takkan memicu rasa sakit dan sang wanita akan cepat mendapatkan orgasme.

Sedangkan dari segi psikologis, foreplay membuat wanita menjadi lebih nyaman dalam berhubungan intim. Hal ini bisa dicapai tak hanya melalui sentuhan dan ciuman, tapi juga bisikan mesra nan menggoda sehingga menjadi sesi foreplay yang sempurna.

Sentuhan dan ciuman dapat memicu produksi oksitosin dalam tubuh. Hormon ini diketahui memiliki peran penting dalam proses membangun ikatan dengan pasangan. Anda dan pasangan pun akan lebih rileks dalam melakukan hubungan seksual.

Manfaat foreplay bagi pria

Selain wanita, pria juga menginginkan dan membutuhkan pemanasan sebelum berhubungan intim dengan pasangannya. Anggapan ini diperkuat oleh sebuah studi dari University of Chicago.

Hasil penelitian tersebut menujukkan bahwa pria yang jarang melakukan foreplay berisiko mengalami masalah berikut ini:


  • 5 kali lebih berisiko mengalami hubungan seks yang kurang memuaskan.
  • 2,4 kali lebih berisiko mengalami masalah ereksi.
  • 2,2 kali lebih mungkin menderita gangguan dengan gairah, ejakulasi, dan orgasme.


Ditemukan pula bahwa semakin lama waktu pemanasan sebelum bercinta, semakin puas pula hubungan seks yang dilakukan. Beberapa masalah seksual pun berkurang ketika foreplay dilakukan.

Coba trik foreplay ini agar sesi bercinta makin bergairah

Beberapa trik foreplay ini dapat Anda lakukan sebelum masuk ke sesi bercinta yang lebih ‘panas’:

1. Cium dan belai tubuh pasangan

Mulailah foreplay dengan mencium dan memberikan belaian lembut pada tubuh pasangan Anda. Misalnya, jari kaki, betis, area belakang lutut, tangan, lengan bawah, siku, hingga bagian belakang leher dan belakang telinga.

2. Rayu dengan kata-kata

Melakukan foreplay tidak harus selalu diawali dengan sentuhan. Anda bisa coba merayu atau mengucapkan kata-kata yang menggoda pada pasangan.

Anda juga bisa mengungkapkan perasaan dan hasrat Anda pada pasangan. Kreasikan kata-kata Anda agar dapat memicu gairah pasangan.

3. Sentuh area payudara dan organ intim

Setelah mencium dan membelai area tubuh pasangan, lanjutkan dengan mencium atau membelai area payudara, perut, hingga berujung ke organ intim pasangan Anda. Sentuhan ini bisa Anda lakukan secara bergantian.

Pria dapat menyentuh payudara pasangannya terlebih dahulu, kemudian turun perlahan hingga menyentuh klitoris dan vaginanya. Memberikan stimulasi pada bagian ini dapat membuat kaum hawa mencapai puncak kenikmatan seksual yang sangat kuat.

Sementara bagi wanita, Anda bisa mulai menyentuh leher pasangan pria. Lalu, beralih ke dada dan turun perlahan hingga mencapai penis dan skrotumnya dengan lembut.

4. Gunakan bahan makanan yang ada di dapur

Tak ada salahnya berfantasi dengan beberapa jenis makanan dapur sebagai bahan foreplay. Anda dapat menaruh beberapa potongan buah, selai cokelat, es krim, atau es batu di atas tubuh pasangan, lalu menjilatnya.

5. Lakukan pijatan dengan minyak esensial

Bila permainan dengan makanan kurang cocok untuk Anda, Anda dan pasangan bisa memanfaatkan minyak esensial ketika melakukan foreplay. Misalnya, untuk memijat punggung, kaki, atau bagian lain di tubuh pasangan Anda.

6. Variasikan dengan role play

Foreplay yang menyenangkan pun dapat dilakukan dengan melakukan role play. Cara ini dianggap dapat merangsang pasangan pria untuk lebih berimajinasi dengan liar.

Sebagai contoh, Anda dan pasangan bisa berpura-pura menjadi dokter dan perawat seksi. Meski terkesan sederhana, hal ini dapat menambah keseruan foreplay.

Apapun cara foreplay pilihan Anda, pastikan Anda mendiskusikannya dulu dengan pasangan agar sama-sama mendapatkan kenikmatan. Jika salah satu foreplay dirasa kurang seru, lakukan foreplay lainnya sampai Anda dan pasangan menemukan yang cocok.

Anda juga bisa bergantian memenuhi fantasi masing-masing untuk variasi foreplay. Kuncinya adalah komunikasi yang lancar antarpasangan. Dengan ini, keintiman pun akan semakin bertambah

Ternyata Ini Penyebab Umum Kamu Lelah dan Malas Berhubungan Seks



Dalam hubungan pasangan setelah menikah, seks ialah salah satu hal alat untuk berkomunikasi. Seks yang tak  “sehat” bisa saja menjadi masalah pernikahan dan juga pemicu keretakan pada rumah tangga. Menariknya masalah ini juga bisa datang dari sesuatu yang sangat sederhana, yakni enggan melakukan seks dikarenakan sudah lelah.

Artikel psychologytoday.com menunjukkan jika pada salah satu penyebab lelah dan juga malasnya seseorang melakukan hubungan seksual ialah karna kurang tidur. Kurang tidur juga bisa membuat kelelahan menumpuk dan juga membuat seseorang tak bersemangat.

Hal ini juga akan mempengaruhi gairah orang tersebut untuk berhubungan intim juga. Tapi lebih dari itu, juga ada banyak hal yang bisa menjadi lelahnya seseorang untuk melakukan hubungan seks. Dilansir dari everydayhealth.com, berikut ini ialah alasan-alasan utama kemalasan tersebut.

1. Masalah dalam hubungan

Entah karna urusan anak atau di luar itu, masalah yang tak menemukan solusi dan juga tak pernah terselesaikan juga dapat membuat seseorang untuk malas melakukan hubungan seks. Sering kali masalah yang juga sangat menumpuk dihindari dengan cara mengatakan, “Aku sangat capek. Lain kali juga kita mengobrolkan ini.” Padahal masalah yang seperti ini juga sangat perlu untuk didiskusikan. Perlu juga diingat dari amarah dan juga kebencian yang menyumbang besar untuk kelelahan melakukan seks.

2. Terlalu banyak TV

Pada kenyataannya TV melelahkan kita.Tak sadar kita telah tertidur di sofa pada saat menonton. Untuk masalah seks, hal ini juga sangat mengganggu kita. Ketika pasanganmu telah bergairah untuk melakukan hubungan intim itu, kamu juga sudah tertidur karena menonton TV dan juga melewatkan kesempatan ini.

Jika ini telah berulang kali, tentu saja juga akan membuat mood pasanganmu menjadi berubah. Karna itulah, para pakar menyarankan untuk tak memasang TV di kamar.

3. Terlalu sibuk

Jadwal aktivitas yang sangat padat akan membuatmu menjadi stres dan juga sedikit banyak pasti akan mempengaruhi semangat untuk melakukan seks. Memiliki seks yang cukup baik juga sangat penting untuk kualitas kehidupanmu juga kepada pasanganmu. Meluangkan waktu dan juga melonggarkan jadwal ialah solusi dari masalah ini untuk meningkatkan gairah seks.

4. Paksaan untuk melakukan hubungan seks

Seks memang sangat penting, namun bukan berarti harus dipaksakan. Pemaksaan melakukan kegiatan itu pasti bisa menghilangkan mood pasanganmu dan membuat dia beralasan terlalu lelah dan malas melakukan seks. Ada juga baiknya untuk menyiapkan kegiatan seks dimulai dari sesuatu yang ringan seperti memasakkan sesuatu, berpeluk-pelukan, atau mungkin sekadar bercanda.

5. Masalah jantung

Gejala awal dari penyakit jantung salah satunya ialah susah untuk ereksi. Tentu saja ini juga akan berpengaruh kepada kehidupan seksmu. Jika anda mengalami kesulitan ini, terlebih ditambah kelelahan yang tak normal, ada baiknya juga kamu memeriksakan diri ke ahli kardiologi.

6. Hormon yang tidak seimbang

Ketika produksi hormonmu sedang tidak beraturan, tentu saja juga kehidupanmu seksmu pasti akan menjadi tidak teratur. Dikatakan oleh para pakar jika libido kita memang sangat dipengaruhi dari produksi testosteron.

Mengatasi masalah ini juga bisa diselesaikan dengan cara mendatangi langsung pakarnya. Umumnya mereka pasti akan memberikan saran untuk memulai olahraga atau memberikan resep.

7. Depresi

Gangguan kejiwaan atau mental juga sangat berpengaruh dalam kelelahan melakukan hubungan seks. Bisa saja suasana di sekitarmu akan sangat mendukung untuk berhubungan seks, namun dirimu sendiri tak berminat karna adanya pikiran juga akan masalah di luar sana.

Depresi juga bisa dipastikan pasti akan sangat mengganggu waktu tidurmu dan juga sangat jelas akan lebih mengganggu kehidupan seks. Solusinya tak lain ialah berbicara dengan terapis.

8. Kebosanan

Seks yang melelahkan bisa saja menjadi datang dari kebosanan. Tak ada lagi hal yang menarik dari seks yang kamu lakukan.

Untuk mengembalikan menjadi menarik, yang bisa kamu lakukan ialah dengan mencoba memasukkan sesuatu yang kamu senangi sebelum berhubungan seks, seperti membicarakan hobimu dan memasak. Bisa saja juga kamu ingin mencoba gaya-gaya berhubungan seks yang berbeda dan tidak pernah kamu lakukan sebelumnya.

9. Olahraga yang berlebihan

Olahraga memang meningkatkan gairah seks karna produksi testosteron yang lebih banyak, namun terlalu banyak berolahraga bisa menjadi bumerang. Terlalu capek karena berolahraga akan menurunkan gairah dan membuatmu lebih memilih tidur daripada berhubungan intim. Baiknya melakukan olahraga adalah sekitar 30 menit dalam satu hari.

Melakukan hubungan seks juga yang menyenangkan bisa juga datang kapan pun, di mana pun dan kapan pun. Karna itu, selalu berusahalah untuk mesra setiap waktu. Tidak ada yang tahu kapan waktu seksmu akan terjadi.

Petuah Pakar Seks agar Kehidupan Ranjang seperti Malam Pertama


Pasangan yang telah menikah bertahun-tahun kadang juga sangat merindukan hadirnya getaran cinta, gairah, dan deg-degan seperti seks di malam pertama. Walaupun sudah mencoba posisi seks yang baru, tetap saja perasaan yang sama tak muncul.

Berikut, saran para pakar seks agar kehidupan seks kembali panas seperti di awal pernikahan seperti dikutip laman Reader's Digest.

1. Pahami seks itu menyehatkan

Mengubah sudut pandang terhadap sesuatu bisa memberikan penyegaran. Mungkin perspektif bercinta juga bisa dilihat dari manfaatnya terhadap kesehatan.

"Banyak studi yang menunjukkan bercinta menurunkan risiko terkena serangan jantung, membakar lebih banyak kalori dan juga menurunkan risiko pria terkena kanker payudara," ungkap pakar kesehatan seksual dari University of Sydney, Australia, Brett McCann.

Riset lain juga menunjukkan pria yang rutin ejakulasi punya risiko lebih rendah terkena kanker prostat.

2. Cintai kembali tubuh Anda
Seiring bertambahnya usia, maka tumpukan lemak mungkin ada banyak di berbagai titik tubuh. Tapi, jangan biarkan hal itu membuat percaya diri menurun. Tubuh Anda indah seperti itu adanya.

Lebih baik fokuskan pada hal-hal lain yang membuat sesi seks berbeda. Seperti menyalakan lilin untuk bercinta malam ini. Cahaya lilin yang telah terpantul di kulit tubuh membuat Anda jadi terlihat lebih seksi.

3. Eksperimen hal baru

Pernah membaca novel atau film panas? Jika iya, bisa meniru mana yang cocok dengan kepribadian Anda seperti disampaikan terapis seks dan hubungan Pamela Supple. Diantaranya:

- Mulai foreplay lebih awal

Sejak pagi mulai beri serangan-serangan kode penuh cinta sebelum malam hari bercinta. Beri ciuman panas, bisikan sesuatu yang seksi di dekat telingannya. Lalu, memijat ia sesampainya di rumah.

Dengan meningkatkan koneksi emosional lewat hal-hal di atas, sensasi bercinta menjadi berbeda.

- Kekuatan sentuhan

Belajar cara memijat yang baik dan tidak ada salahnya mencoba menggunakan minyak pijat seperti minyak zaitun.

- Menikmati sesi – sesi bercinta

"Mandi bersama, saling berpelukan sambil musik diputar. Atau bisa juga mencoba menggunakan sex toys," kata Supple.

4. Coba afodisiak alami
Beberapa perangsang seksual alami bisa dijajal, diantaranya:

- Jus delima

Studi di International Journal of Impotence menyebutkan jika pria yang terlibat studi ini selama 8 minggu punya daya tahan seksual yang baik. Ia mampu ereksi lebih lama.

- Kopi

Studi di Amerika Serikat menunjukkan, minum kopi juga bisa meningkatkan gairah seksual.

Pria Jangan Terburu-buru saat Berhubungan Seks



Seks seharusnya menjadi pengalaman yang sangat menyenangkan. Tapi, dalam beberapa kasus, seks akan terasa tidak memuaskan. Seks juga bisa meninggalkan rasa sakit, terutama pada organ intim kewanitaan.

Ibarat bersantap, hubungan seks punya tahapan yang sebaiknya dilakukan. Seksolog Boyke Dian Nugraha mengatakan, tahapan seks yang salah maka akan berujung kepada ketidakpuasan bagi wanita.

"Wanita tidak puas karna pasangan main tembak langsung," kata Boyke saat ditemui di kawasan Blok M, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Hubungan seks mengenal beberapa tahapan. Beberapa tahapan itu di antaranya foreplay, jelang orgasme, dan peredaan.

Boyke juga mengatakan, banyak pria melewatkan tahapan foreplay. Padahal, pada tahap ini, vagina disiapkan untuk menerima penis. Saat vagina tidak siap, penetrasi juga bisa menimbulkan rasa sakit, luka, dan trauma.

"Pria harus merangsang pasangannya hingga vagina siap terlebih dahulu," ungkap Boyke.

Selain ini, kepuasan juga berkaitan erat dengan durasi hubungan seks. Umumnya, durasi penetrasi hingga orgasme memakan waktu 10 menit.

Boyke juga mengatakan, durasi 3-5 menit terbilang normal, di mana wanita 60 persen lebih mungkin mengalami orgasme pada menit ke-5. Sedangkan dalam durasi penetrasi 9 menit, kemungkinan orgasme kepada wanita meningkat menjadi 75-80 persen.

Jika durasi bisa ditingkatkan hingga 12 menit, maka kemungkinan orgasme kepada wanita pun turut bertambah menjadi 90 persen. "Durasi begitu menentukan orgasme," kata Boyke.


Kriteria Hubungan Seks yang Bikin Pasangan Suami & Istri Bahagia



Tiap pasangan suami istri (pasutri) pastinya sangat menginginkan sesi bercinta yang menyenangkan. Alhasil, mereka merasa sangat bahagia setelah bercinta. Namun , Bunda dan Ayah tahu tidak? Kesenangan pada saat berhubungan seks bukan satu-satunya faktor yang bikin pasutri bahagia.

Berdasarkan studi yang dipublikasi di journal Science, hubungan seks yang sangat menyenangkan bukan satu-satunya penentu kebahagiaan pasangan. Berdasarkan studi yang dilakukan Matthew Killingsworth dan timnya dari Harvard University, rasa bahagia muncul pada saat seseorang benar-benar merasa dekat dengan pasangan saat di ranjang.

Termasuk pada saat pasangan terhubung amat erat secara fisik, lalu ketika perhatian sepenuhnya tercurahkan," ungkap profesor psikologi yang tak terlibat pada penelitian, Alan Fogel, dilansir Psychology Today.

Studi ilmiah menunjukkan jika pasangan bercinta lalu terganggu oleh pikiran, keraguan, perselisihan, dan penilaian negatif kepada diri sendiri, kegiatan di ranjang jadi tak membahagiakan. Padahal, menurut Fogel sangat penting untuk pasangan menghabiskan waktu berdua secara intim setelah aktivitas seharian.

"Jadi, meski Anda dan pasangan tak merasa terlalu puas dalam hubungan seksual itu, tapi selama Anda berdua terhubung, saling berbagi, dan benar-benar hadir, hubungan pernikahan bisa menjadi lebih erat," kata Fogel.

Bahkan, kata Fogel sebuah studi menunjukkan jika kehadiran pasanganlah yang membuat sesi di ranjang membahagiakan, tidak melulu tentang kesenangan di kamar tidur.

Sementara ini, menurut Dr.Derek Cox yang pernah menjabat menjadi Director of Public Health di Dumfries dan Galloway NHS, mengatakan ada kaitan antara kebahagiaan juga dengan kesehatan. Dengan kata lain, kebahagiaan bisa menjadi salah satu prediktor kondisi kesehatan seseorang.

Sebuah studi telah menunjukkan jika orang yang lebih bahagia melakukan proteksi lebih baik pada risiko penyakit jantung dan stroke," ungkap Cox melansir dari reset.me.

Stres, yang juga bisa berefek buruk untuk kondisi tubuh dan juga biologis seseorang bisa memicu gaya hidup yang tidak sehat. Maka dari ini, dengan merasa bahagia, setidaknya seseorang juga lebih gampang mengubah gaya hidupnya menjadi cukup baik.

Mengapa Kulit Jadi Bercahaya Setelah Berhubungan Seks? Ini Alasannya




Mengapa Kulit Jadi Bercahaya Setelah Siap Berhubungan Seks? Ini Alasannya

Biasanya selesai malam pertama, wanita juga seringkali digoda karna penampilan kulitnya terlihat lebih cantik bercahaya. Hal ini juga seringkali membuat kita menjadi bertanya-tanya, apakah memang karna aura bahagia setelah menikah? Atau memang manfaat dari hubungan seks?

Faktanya, ternyata hubungan seks memang juga memiliki segudang manfaat kesehatan untuk tubuh, salah satunya bagi kecantikan kulit. Dilansir dari Hello Sehat, sebuah studi di Skotlandia susdah membuktikan jika berhubungan seks bisa merangsang hormon baik untuk tubuh yang bermanfaat menjadikan kulit semakin sehat.

Hal ini pun juga diperkuat dengan pernyataan pakar kulit yakni Dr. Joel Schlessinger, M.D. Menurutnya, seks ini mirip dengan aktivitas seks yang membantu memperlancar peredaran darah jadi aliran oksigen ke kulit dan organ tubuh lainnya juga pasti akan meningkat dan menajadikan kulit terlihat cerah dan bercahaya. “Peningkatan pada sirkulasi inilah yang mencerahkan kompleksi dan menjadikan kulitmu juga sangat bercahaya,” ungkapnya seperti yang dikutip dari Womens Health.

Tidak hanya sekadar cerah atau glowing, hubungan seksnya nyatanya bisa membuat kulit juga terlihat kencang. Hal ini juga dikarenakan pada saat berhubungan intim, tubuh juga memproduksi hormone estrogen yang bisa meningkatkan kolagen pada kulit.

Wah, nggak disangka ya Bela?

Selain membuat kulit terlihat lebih cantik, rupanya seks juga bisa membakar kalori lho.

Yakinkah Seks Anal Bisa Bebas dari Hamil dan Penyakit Menular Seksual?



Menurut The American Sexual Heatlh Organization, anal seks juga didefiniskan sebagai menjadi aktivitas seks pada saat lelaki melakukan penetrasi penis ke dalam anus orang lain (pasangannya). Artinya secara teori, metode ini juga menjaga supaya sperma yang terkandung di dalam air mani tetap jauh dari vulva apalagi vagina.

Tapi, apakah setiap aktivitas seks anal bisa menjamin seseorang tak akan hamil? Berikut ini ulasannya!

1. Selalu ada kemungkinan
Singkatnya, kehamilan tak akan terjadi dari aktivitas seks anal. Kendati demikian, jika air mani masuk ke dalam vagina ketika berganti posisi misalnya, risiko ini pasti ada. Sperma yang terkandung di dalam semen dan bertemu dengan telur yang sudah matang pada rahim atau tuba falopi akan menyebabkan kehamilan.

2. Ancaman PMS jauh lebih besar
Secara umum, risiko kehamilan yang didapat dari aktivitas seks anal sendiri sebenarnya sangat kecil. Tapi, resiko terjangkit PMS (Penyakit Menular Seksual) justru menjadi lebih besar. Hal ini dikarenakan rektum tak dapat melubrikasi dirinya sendiri, sehingga kemungkinan kulit di area tersebut juga akan sobek sangat besar. Ketika terjadi luka inilah infeksi akan sangat mudah menyerang.

3. Jenis PMS yang menyerang
Jenis penyakit maupun infeksi yang bisa menyerang pun tidak jauh berbeda dengan jenis PMS akibat seks yang melibatkan penetrasi penis ke dalam vagina ataupun oral. Beberapa di antaranya antara lain HIV, HPV, hepatitis, sifilis, gonore (kencing nanah), herpes simplex, chlamydia, dan kutil genital.

4. Menggunakan dan mengganti kondom
Untuk mengurangi risiko penyebaran PMS, maka sangat penting untuk menggunakan kondom, baik untuk penis maupun sex toy yang juga digunakan. Selain itu, kondom sangat perlu diganti bila adanya pergantian dari seks anal menuju vaginal maupun oral.
5. Menggunakan pelumas
Seperti yang dijelaskan sebelumnya, kulit pada area rektum sangat tipis. Oleh karena tak adanya pelumas yang dihasilkan secara natural seperti contohnya vagina, gunakanlah pelumas tambahan untuk mencegah terjadinya kerusakan di kulit. Pilih pelumas yang water based karena pelumas dengan oil based justru akan merusak kondom.

6. Tidak perlu menggunakan proteksi ganda
Menggunakan dua kondom bukanlah tindakan pencegahan yang disarankan dan justru lebih berisiko meningkatkan terjadinya friksi. Pada akhirnya, kemungkinan untuk sobek atau rusaknya kondom pun akan lebih besar. Perlu diingat, kondom juga hanya efektif bila digunakan dengan benar sehingga penting untuk selalu mengikuti instruksi.

Seiring Bertambahnya Usia, Ini yang Terjadi pada Organ Intim Pria



Seiring bertambahnya usia, sering ada saja masalah dengan tubuh. Salah satunya tentang organ intim. Seperti penis yang kian menua, perubahannya kian nyata.

Penuaan terjadi di seluruh bagian tubuh seiring bertambahnya usia. Tidak terkecuali di area intim, termasuk penis.

Proses penuaan pada penis terjadi bertahap dan juga dimulai sekitar usia 40 tahun. Menurut penulis “Penis Problems: A Man’s Guide, Madeleine Castellanos, seiring waktu perubahannya menjadi lebih nyata.

Mengutip Huffington Post, ada beberapa perubahan yang terjadi kepada penis pria saat tubuh menua. Di antaranya:

Warna

Aterosklerosis, masalah penuaan yang umum, membatasi aliran darah, memengaruhi jantung, otak, dan juga penis. Lebih sedikit aliran darah di daerah penis menjadikan warna organ intim cukup terang. 

Dr. Castellanos, yang juga seorang terapis seks di New York mengatakan hal ini tak perlu dikhawatirkan. Asalkan pria menjalani pemeriksaan rutin dengan hasil baik. Efek penuaan lain seperti bintik-bintik pada kulit terjadi juga di kulit penis.

Ukuran

Dr. Castellanos juga mengatakan kalau ukuran penis juga akan menyusut sedikit seiring berjalannya waktu sebagai akibat dari penurunan aliran darah dan testosteron. Pada saat seorang pria berusia 60-an dan 70-an, dia mungkin kehilangan satu hingga satu setengah sentimeter ukuran penis.

Lebih lanjut, Dr. Castellanos menambahkan, jika seorang pria telah memiliki lemak perut, penis akan terlihat lebih kecil. Meskipun sebenarnya tidak.

“Penis berasal dari dalam tubuh. Jika memiliki lemak perut, lemak juga akan turun dan memanjang di atas pangkal penis. Perut menutupi pangkal penis, membuatnya tampak lebih pendek. Tapi ukuran penis tak banyak berpengaruh pada kepuasan pasangan wanita," ujarnya.

Kepekaan

Testosteron membantu mendukung jaringan saraf. Saat kadar testosteron menurun, penis juga mulai mengalami penurunan sensitivitas dan membuat pria lebih sulit mencapai orgasme. Seperti halnya orgasme, ereksi pun juga akan sama sulitnya.

Dr. Castellanos menjelaskan jika pria bisa melindungi kesehatan penis dengan ereksi setiap hari. Tidak perlu mencapai orgasme, namun ereksi setiap hari menjaga arteri tetap baik dan menjaga aliran darah ke daerah tersebut.

“Ketika sudah lama tidak ke gym, otot akan lebih tipis dan arteri menutup. Hal yang sama terjadi pada penis,”ungkapnya.

Penurunan fungsi kemih

Masalah kemih yang berhubungan dengan masalah buang air kecil dan menahan saat berhubungan seks ini berkaitan juga dengan kesehatan prostat. Masalah ini telah terjadi pada 20 persen pria di usia 40-an, 50-60 persen pria di usia 60-an, dan 80-90 persen pria di usia 70 hingga 80-an.

Untuk mencegahnya, pertahankan berat badan, beraktivitas fisik secara rutin, olahraga ringan beberapa kali seminggu atau bisa juga jalan cepat. The Mayo Clinic merekomendasikan latihan kegel untuk pria.

Selain ini, menjaga asupan makanan dan juga suplemen zinc dan selenium bisa membantu kesehatan organ intim. Batasi konsumsi alkohol yang menurunkan kadar testosteron juga menjaga ejakulasi beberapa kali seminggu untuk membersihkan area tersebut.

Andropause

Secara teori, andropause adalah respons yang signifikan terhadap hipogonadisme, ketika testis tak lagi menghasilkan kadar testosteron normal. Pria dengan andropause memiliki gejala sama dengan wanita dengan menopause.

Antara lain merasa depresi, kelelahan, keringat malam, dan gairah seks yang cukup rendah. Castellanos menjelaskan jika sangat sedikit pria yang memiliki andropause sejati sehingga perlu diobati dengan testosteron.